Eksperimen & Proyek
Bagi saya, cara terbaik untuk belajar adalah dengan membangun sesuatu. Di luar tugas kuliah, saya sering mengeksplorasi berbagai ide, mulai dari riset analisis teks, membangun arsitektur aplikasi, hingga merancang purwarupa AI untuk kompetisi.
Berikut adalah beberapa proyek pilihan yang pernah saya kerjakan:
Multi-Tenant PDF Web Service (SaaS Architecture)
Tech Stack: Docker, Stirling-PDF, Google OAuth, Tripay Payment Gateway, Nginx Proxy Manager
Proyek ini adalah eksperimen saya dalam membangun arsitektur Software as a Service (SaaS) berskala kecil. Saya memodifikasi dan mengimplementasikan Stirling-PDF secara self-hosted, lalu menyulapnya menjadi layanan multi-tenant.
Tantangan utamanya ada pada sisi backend dan infrastruktur: saya mengintegrasikan sistem autentikasi menggunakan Google OAuth dan membangun alur pembayaran otomatis (webhook) menggunakan Tripay Gateway. Semuanya dibungkus rapi dalam container Docker dan diekspos secara aman menggunakan reverse proxy. Proyek ini sangat mengasah kemampuan saya dalam menghubungkan services yang berbeda menjadi satu produk utuh.
Platform Crowdfunding & AI Proposal Scoring (PKM-KC 2026)
Tech Stack: Python, IndoBERT, System Architecture
Ini adalah proyek yang saya rancang untuk Program Kreativitas Mahasiswa. Idenya adalah membuat platform crowdfunding khusus untuk proyek akademik.
Nilai jual utama dari sistem ini adalah fitur AI Scoring System. Saya merancang arsitektur kecerdasan buatan memanfaatkan IndoBERT (model NLP berbahasa Indonesia) untuk mengevaluasi, menganalisis, dan memberikan skor kelayakan pada proposal yang masuk secara otomatis. Proyek ini menuntut saya untuk memikirkan tidak hanya dari sisi akurasi model, tapi juga desain arsitektur sistem secara keseluruhan.
Analisis Sentimen Kebijakan Finansial & Indeks Saham
Tech Stack: Python, BERTopic, IndoBERTweet, Social Network Analysis (SNA)
Sebuah proyek riset data di mana saya meneliti bagaimana opini publik di media sosial (X/Twitter) merespons kebijakan finansial, dan apakah ada korelasinya dengan pergerakan indeks saham nasional.
Saya menggunakan IndoBERTweet untuk klasifikasi sentimen teks bahasa Indonesia yang penuh dengan bahasa gaul, serta BERTopic untuk mengekstrak topik-topik utama yang sedang dibicarakan netizen secara unsupervised. Saya juga memetakan interaksi antar-pengguna menggunakan Social Network Analysis untuk melihat siapa saja aktor utama pembentuk opini publik.
Prototype Smart Queue Management & Facial Recognition (Healthkaton)
Tech Stack: Computer Vision, Facial Detection Models, OCR, Python
Proyek ini saya kembangkan saat mengikuti ajang Healthkaton. Fokusnya adalah menyelesaikan masalah antrean dan identifikasi pasien di fasilitas kesehatan.
Saya membangun purwarupa aplikasi manajemen antrean yang diintegrasikan dengan modul Facial Recognition untuk mengenali wajah pasien secara otomatis. Selain itu, saya juga menyematkan fitur Optical Character Recognition (OCR) untuk membaca dan mengekstrak data dari dokumen identitas fisik, sehingga proses registrasi bisa berjalan jauh lebih cepat dan terotomatisasi.
Road Surface Segmentation (ARA 7.0)
Tech Stack: PyTorch, U-Net, Albumentations, Computer Vision
Dalam kompetisi data science tingkat nasional, saya mengerjakan tantangan segmentasi citra untuk mendeteksi \ kondisi permukaan jalan. Saya merancang *pipeline* pemrosesan data (termasuk augmentasi tingkat lanjut dengan Albumentations) dan melatih model arsitektur U-Net. Proyek ini mengajarkan saya banyak hal tentang efisiensi *training* model deep learning dan optimasi performa pada data visual yang kompleks.
Perlu diketahui project-project ini sebagian besar lomba dan tidak di publish. Untuk project pribadi, antara memang tidak saya publish atau memang belum jadi/tidak jadi. hehe.